Halaman

Tampilkan postingan dengan label auditing - accounting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label auditing - accounting. Tampilkan semua postingan

07 Desember 2016

UKURAN DAMPAK RISIKO

Ada 3 pendekatan dalam merupiahkan dampak dari risiko, yaitu:
1.      Jumlah pendapatan yang hilang pada saat risiko menjadi masalah
2.      Jumlah biaya yang harus dikeluarkan mengembalikan kondisi saat risiko menjadi masalah

3.      Jumlah premi asuransi yang dibayar jika aset/SDM yang diasuransikan hilang/rusak tapi tidak mendapat penggantian dari perusahaan asuransi.
berikut ini artikel dari ASMA NADIA yang dapat kita jadikan warning bagi para manajer pemerintah dalam manajemen risiko

10 Mei 2010

Components of Enterprise Risk Management

Components of Enterprise Risk Management
Enterprise risk management consists of eight interrelated components. These are derived from the way management runs an enterprise and are integrated with the management process. These components are:
1. Internal Environment – The internal environment encompasses the tone of an organization, and sets the basis for how risk is viewed and addressed by an entity’s people, including risk management philosophy and risk appetite, integrity and ethical values, and the environment in which they operate.
2. Objective Setting – Objectives must exist before management can identify potential events affecting their achievement. Enterprise risk management ensures that management has in place a process to set objectives and that the chosen objectives support and align with the entity’s mission and are consistent with its risk appetite.
3. Event Identification – Internal and external events affecting achievement of an entity’s objectives must be identified, distinguishing between risks and opportunities. Opportunities are channeled back to management’s strategy or objective-setting processes.
4. Risk Assessment – Risks are analyzed, considering likelihood and impact, as a basis for determining how they should be managed. Risks are assessed on an inherent and a residual basis.
5. Risk Response – Management selects risk responses – avoiding, accepting, reducing, or sharing risk – developing a set of actions to align risks with the entity’s risk tolerances and risk appetite.
6. Control Activities – Policies and procedures are established and implemented to help ensure the risk responses are effectively carried out.
7. Information and Communication – Relevant information is identified, captured, and communicated in a form and timeframe that enable people to carry out their responsibilities. Effective communication also occurs in a broader sense, flowing down, across, and up the entity.
8. Monitoring – The entirety of enterprise risk management is monitored and modifications made as necessary. Monitoring is accomplished through ongoing management activities, separate evaluations, or both. Enterprise risk management is not strictly a serial process, where one component affects only the next. It is a multidirectional, iterative process in which almost any component can and does influence another.

Sumber: http://www.coso.org/documents/COSO_ERM_ExecutiveSummary.pdf

18 Februari 2010

Dilema jati diri keuangan negara

DILEMA JATI DIRI KEUANGAN NEGARA

ABSTRAK

Keuangan Negara merupakan pilar fundamental bangsa. Keberadaannya sangat dibutuhkan dalam penyelenggaraan Negara. Tak sedikit posisinya di beberapa lembaga atau badan hukum masih diperdebatkan oleh beberapa anak bangsa. Untuk mengatasi itu, keuangan Negara harus dikembalikan ke khittahnya. Jati diri keuangan Negara perlu dibedah untuk mengidentifikasi ciri dan inti keuangan Negara.
Ciri dan inti keuangan Negara harus diidentifikasi dalam suatu lembaga atau badan. Teknik identifikasinya dapat dilakukan dengan tabel pencarian jejak jati diri keuangan Negara yang ada dalam tubuh yuridis lembaga atau badan hukum tersebut. Dan untuk kian memperkuat posisi keuangan Negara, perlu dilakukan inventarisasi keuangan Negara di seantero lembaga atau badan hukum yang terkait keuangan Negara. Dengan itu, dilemma seputar keuangan Negara dapat dikurangi bahkan sirna.
(selengkapnya silahkan unduh di http://pusdiklatwas.bpkp.go.id/ )